detskikut.com

Lamine Yamal si Anak Sekolahan Pemecah Rekor Euro

Munich -

Lamine Yamal boleh jadi masih berstatus pelajar di Euro 2024. Namun, kualitas dan deretan rekor yang dibuat bintang muda Spanyol ini bikin takjub!

Timnas Spanyol jadi tim pertama yang lolos ke final Euro 2024. Tim Matador ke partai puncak usai menaklukkan Prancis 2-1 pada laga semifinal di Allianz Arena, Rabu (10/7) dini hari WIB.

Yamal jadi bintang yang disorot pada laga Spanyol vs Prancis. Dia mencetak gol penyeimbang di menit ke-21 dengan cara spektakuler: Bola plesing terukur dari luar kotak penalti!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gol itu pun mengantarkan Yamal masuk buku rekor Piala Eropa. Dia jadi pencetak gol termuda dalam sejarah Euro pada usia 16 tahun 362 hari.

Performa top Lamine Yamal membawanya jadi Man of the Match (MOTM) laga Spanyol vs Prancis. Bintang Barcelona ini kembali menorehkan rekor sebagai peraih MOTM termuda dalam sejarah piala Eropa.

ADVERTISEMENT

Dua catatan emas itu menambah rekor mentereng yang sudah ditorehkan Yamal di Euro 2024. Dia sebelumnya dinobatkan sebagai pemain termuda yang tampil dan bikin assist Piala Eropa (16 tahun 338 hari).

Deretan rekor tersebut jelas bikin geleng-geleng kepala, mengingat Yamal datang ke Euro 2024 berstatus pelajar sekolah menengah. Dia bahkan masih menyempatkan diri mengerjakan PR di waktu senggang Timnas Spanyol.

[Gambas:Twitter]

Yamal akan berulang tahun yang ke-17 tahun pada 13 Juli. Sehari berikutnya, dia tampil di final Euro 2024 dan bertekad meraih trofi internasional pertamanya sebagai kado ultahnya.

"Saya mau jadi juara, menang dan menang lagi," kata Lamine Yamal usai mengantarkan Timnas Spanyol ke final Piala Eropa 2024.

(bay/aff)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat