detskikut.com

Manajer Timnas Indonesia Kelompok Umur Tak Terbebani Target PSSI

Ahmed Zaki Iskandar ditunjuk menjadi Manajer Timnas Indonesia U-17 dan U-20. Berbagai target pun dipasang federasi, namun Zaki mengaku tidak terbebani.
Ahmed Zaki selaku manajer kelompok umur. (Foto: Muhammad Robbani/detikSport)

Jakarta -

Ahmed Zaki Iskandar sudah bertugas sebagai Manajer Timnas Indonesia U-17 dan U-20. Zaki mengaku tak terbebani target dari PSSI.

Zaki sudah menemani Timnas Indonesia U-20 saat mentas di Turnamen Toulon. Garuda Muda jeblok dengan menerima empat kali kekalahan dari empat kali bertanding.

Terdekat tim itu akan tampil di Piala AFF U-19 2024, yang akan digelar di Surabaya. Setelah itu akan tampil di Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 yang diharapkan bisa menjadi ajang untuk lolos ke Piala Dunia U-20 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bersama Timnas Indonesia U-17, Zaki membantu pasukan Nova Arianto meraih tempat ketiga di Piala AFF U-16 2024. Selanjutnya Timnas Indonesia U-17 akan tampil di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025, yang juga bisa menjadi jembatan untuk lolos ke Piala Dunia U-17 2025.

PSSI sebelumnya sudah pernah mengutarakan harapannya untuk dua tim kelompok umur tersebut. Keduanya diharapkan bisa mentas di Piala Dunia U-17 dan U-20, yang menjadi tugas berat buat Ahmad Zaki.

ADVERTISEMENT

"Yang namanya target itu selalu ada, selalu berat. Itu pemicu kami, sebetulnya dunia olahraga ini dunia yang saya gemari. Sudah lama saya berkecimpung," kata Ahmad Zaki dalam acara 'Menatap Masa Depan Timnas Indonesia' di Jakarta, Rabu (10/7/2024).

"PSSI di bawah Erick Thohir ini lebih (terkelola), setiap unit, Exco masing-masing punya program. Exco pembinaan usia dini, ada juga Exco sepakbola wanita. Semua sedang bergerak membangun sepakbola Indonesia dengan tugas masing-masing," orang nomor satu di klub Persita Tangerang itu melanjutkan.

Dilanjutkan Zaki, di setiap program tentunya ada target. Timnas Wanita juga punya target, dengan membangun tim yang kompetitif.

Saat ini sepakbola wanita memang masih dalam tahap awal pembinaan. Menurut Zaki ini merupakan tantangan, meski kondisinya sudah lebih baik karena mulai diseriusi.

"Dari yang tadinya tidak ada, tidak ada kompetisi berjenjang, sekarang sudah mulai, klub sudah memikirkan bagaimana mengembangkan sepakbola wanita, apalagi usia dini," ucap Zaki.

"Usia dini juga menjadi tanggung jawab Asprov PSSI menggelar turnamen secara rutin di wilayah masing-masing. Muaranya pasti dari target, harus punya target agar ada tujuan," tuturnya.

(mro/ran)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat