detskikut.com

Grandmaster Catur Bagladesh Tutup Usia Usai Pingsan Saat Bertanding

BEVERWIJK, NETHERLANDS - JANUARY 27:  A detailed view of the board and pieces including the Queen, King, Knight, Bishop, Rook and Pawn during the 83rd Tata Steel Chess Tournament held in Dorpshuis De Moriaan on January 27, 2021 in Wijk aan Zee, Netherlands (Photo by Dean Mouhtaropoulos/Getty Images)
Foto: (Getty Images/Dean Mouhtaropoulos)

Jakarta -

Pecatur Grandmaster asal Bangladesh, Ziaur Rahman, meninggal dunia saat bertanding, Jumat (5/7/2024). Ajang itu merupakan kejuaraan nasional.

Rahman ternyata mengalami stroke hingga jatuh karena pingsan saat bertanding. Sekretaris Jenderal Federasi Catur Bangladesh, Shabab Uddin Shamim, yang memberikan keterangan seperti dikabarkan oleh AFP.

Shamim menuturkan Rahman pingsan saat pertandingan putaran ke-12 kejuaraan tersebut. Ia tengah melawan sesama grandmaster, Enamul Hossain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemain dan official yang hadir di ruang aula segera membawanya ke rumah sakit setelah dia pingsan. Sesampainya di sana, dokter mengatakan dia sudah meninggal," kata Shamim.

Enamul menerangkan bahwa kondisi Rahman tak disadari beberapa detik oleh orang di sekitarnya. Padahal, Rahman mengalami stroke parah.

ADVERTISEMENT

"Saat dia (Rahman) bermain tidak tampak sakit," kata Enamul.

"Itu giliran saya melakukan langkah. Jadi, ketika dia terjatuh, saya pikir dia sedang membungkuk untuk mengambil botol air. Tapi kemudian dia pingsan, dan kami membawanya ke rumah sakit. Putranya sedang bermain di meja sebelah," kata Enamul.

Rahman adalah pecatur dengan peringkat tertinggi dari lima Grandmaster asal Bangladesh.

Dia memenangkan kejuaraan nasional beberapa kali dan mewakili Bangladesh di Olimpiade Catur ke-44 di India pada 2022.

(cas/adp)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat