detskikut.com

Ambisi Rizky Jadi Lifter Indonesia Pertama Raih Emas Olimpiade

Lifter Indonesia Rizki Juniansyah saat ditemui usai pengukuhan Tim Indonesia di Wisma Kemenpora, Rabu 10 Juli 2024.
Rizki Juniansyah (berkacamata) salah satu lifter Indonesia di Olimpiade 2024. (Foto: Mercy Raya/)

Jakarta -

Rizki Juniansyah berambisi menjadi lifter Indonesia pertama yang meraih medali emas Olimpiade. Di satu sisi, dia tak mau terbebani dengan tekadnya tersebut.

Angkat besi Indonesia di Olimpiade telah mempersembahkan 15 medali. Rinciannya, tujuh medali perak dan delapan medali perunggu.

Medali emas Olimpiade jadi satu-satunya yang belum pernah diraih lifter-lifter Indonesia. Rizki ingin mencatatkan sejarah bagi Indonesia sebagai atlet pertama yang meraih torehan emas tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Insyaallah dengan tekad saya dan doa insyaallah saya buat sejarah untuk Indonesia, di angkat besi yang terbaik untuk Indonesia. Insyaallah medali emas," saat ditemui usai pengukuhan Tim Indonesia di Wisma Kemenpora, Rabu (10/7).

Meskipun berambisi, lifter kelahiran 17 Juni 2003 ini ingin menjalani pertandingan nanti dengan lepas. Apalagi, Olimpiade ini menjadi pengalaman pertama untuknya.

ADVERTISEMENT

"Ya kita terlalu percaya diri juga tidak baik buat di pertandingan angkat besi. Jadi enjoy 50 persen, mental bertanding 50 persen. Apalagi ini Olimpiade pertama saya juga. Saya deg-degan juga, nervous karena belum pernah punya pengalaman di Olimpiade. Baru di Kejuaraan Dunia saja," tuturnya.

"Tapi mungkin pikir saya tidak terlalu beda jauh dengan kejuaraan lain, mungkin di Olimpiade panggungnya lebih wah saja dibanding kejuaraan sebelumnya yang saya ikuti."

"Kakak ipar saya juga sudah (pernah) ke Olimpiade ya Mas Triyatno, lalu di mess ada senior Mas Eko (Yuli Irawan), jadi saya dapat pengalaman (dari mereka) soal seperti apa (di sana). Ya, semoga saya bisa menjaganya nanti," Rizki mengharapkan.

Angkat besi Indonesia di Olimpiade edisi Tokyo 2020 meraih medali perak dari Eko Yuli Irawan di kelas 61kg putra, dan dua medali perunggu di kelas 73kg putra atas nama Rahmat Erwin Abdullah dan kelas 49kg putri atas nama Windy Cantika Aisah.

Adapun di Paris 2024, Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Indonesia (PB PABSI) meloloskan tiga wakilnya. Selain Rizki, ada Nurul Akmal kelas +87kg putri dan Eko Yuli Irawan kelas 61kg.



Deni Si Atlet Angkat Besi dan Beban yang Belum Usai Terangkat

Deni Si Atlet Angkat Besi dan Beban yang Belum Usai Terangkat


(mcy/bay)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat