detskikut.com

Kejuaraan Berkuda Arthayasa Open 2024 Baru Saja Digelar, Ini Hasilnya

Kejuaraan Berkuda Arthayasa Open 2024 baru saja selesai dihelat. Prajurit TNI Sersan Satu Riko Ganda Febryyanto jadi salah satu pemenangnya.
Arthayasa Open 2024 baru saja dihelat akhir pekan ini (Foto: dok.Arthayasa Stable)

Depok -

Kejuaraan Berkuda Arthayasa Open 2024 baru saja selesai dihelat. Prajurit TNI Sersan Satu Riko Ganda Febryyanto jadi salah satu pemenangnya.

Kejuaraan tersebut digelar di Arthayasa Stable, Limo, Depok, Jawa Barat, 24-26 Mei dan diikuti oleh 277 kuda, 534 entries, 33 stable dari 5 provinsi.

Riko turun di kelas 130 cm dengan menunggangi kuda Houdini. Sebagai informasi, kelas 130 cm adalah kelar tertinggi di event ini dan terendah ada di 40 cm.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada babak jump off, Riko dan kudanya mencatatkan 4 angka kesalahan, unggul dari Jendry Palandeng dengan kuda Call Me Honey yang mencatat 8 angka kesalahan dan Dirga Saputra di posisi ketiga.

"Event ini luar biasa ya. Banyak sekali yang ikut serta dalam pertandingan. Saya dikelas 130 alhamdulilah masih dikasih rejeki saya dikasih menang ke satu. Tadi lawannya sampai fase jump-off cukup seru dan ramai. Semoga ke depannya semakin seru lagi. Persaingan sangat seru. Kebetulan di event 130 kan jarang. Di kelas paling tinggi persaingannya sangat ketat," ujar Riko dalam rilis kepada detikSport.

ADVERTISEMENT

Riko sendiri berasal dari Detasemen Kavaleri Berkuda yang bertempat di Parompong, Bandung. Dia kan mewakili Jawa Barat pada Pekan Olahraga Nasional 2024 di Aceh dan Sumatera Utara.

Sebagai prajurit TNI, Riko memang rutin mengikuti equestrian. Dia punya cara membagi waktu antara olahraga berkuda dengan dinas sebagai TNI.

"Kalau untuk bagi waktu dengan latihan saya pribadi. Saya berdinas di pagi hari sampai siang hari jam 12. Setelah itu saya lakukan latihan sampai jam 4 sore."

Riko tak sulit beradaptasi dengan kuda Houdini yang berasal dari Aragon. Dia sudah dua tahun bertemu dengan kuda tersebut sehingga tahu betul karakternya.

Pertandingan ini merupakan salah satu event yang diselenggarakan oleh Arthayasa Stables untuk mengisi kekosongan jadwal. Pada bulan Juli, Arthayasa juga akan menggelar Arthayasa Grand Prix, yang dilanjutkan SEA World Cup Qualifier.

"Kita lihat di awal tahun ini agak kosong jadi kita bikin Arthayasa Open. Saya kembalikan lagi supaya kita latihan bisa menuju titik tertinggi," ujar Rafiq Radinal selaku Owner Arthayasa Stable.

Pria yang juga berstatus FEI Course Designer Level 3 itu punya harapan besar dari Arthayasa Open akan membantu menemukan bibit-bibit baru di cabang olahraga berkuda sehingga bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

"Kita lihat sekarang atlet-atlet kita ada yang berlatih di luar negeri, di Belanda. Saya lihat mereka bisa menuju ke Olimpiade 2028. Di dalam negeri kita harus support. Kalau ada satu-dua rider di luar, lokalnya tidak support ya susah. Sport harus dibangun bersama, tidak bisa sendiri-sendiri. Kita harus support juga atlet-atlet yang sudah di level atas. Kalau satu-dua orang sudah di Eropa, di Asia-nya, di Indonesia-nya harus menguber. Kalau tidak ketinggalan jauh, berat ngubernya. Waktunya tidak bisa dibeli lagi," sambung Rafiq.

Arthayasa Open 2024 juga menghadirkan keseruan lain untuk para penonton. Di akhir persaingan menjadi juara, ada atraksi berkuda dengan kostum-kostum unik. Ada yang memakai kostum Valak hingga maskot restoran cepat saji.



Simak Video "Penampilan Gagah Raja Charles Berkuda di Parade Trooping the Colour"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/raw)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat